Melisaprawitasari’s Weblog











{Juni 6, 2008}   Inovasi
  1. By Melisa Prawita Sari on Apr 8, 2008 | Reply

    Adanya discovery dalam bidang teknologi memang sangat membantu masyarakat.Namun, ketika discovery tersebut telah menjadi invention (masyarakat menerima dan menerapkan penemuan baru tersebut).Pada realitanya penemuan baru tersebut meliputi bidang teknolohi yang merupakan bagian dari sebuah kebudayaan.
    Penemuan baru itu diadakan untuk mengubah atau memperbaiki ke keadaan yang lebih baik.Namun, inovasi di Indonesia dalam bidang teknologi masih kurang sehingga perlu adanya dorongan guna meningkatkan kemajuan dalam hal teknologhi tersebut.



  1. By Melisa Prawita Sari on Apr 1, 2008 | Reply

    Asimilasi juga dapat disebut sebagai proses sosial ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan untuk mempertinggi kesamaan demi mencapai tujuan bersama. seseorang yang melakukan asimilasi dalam suatu kelompok/ masyarakat tidak lagi membedakan dirinya dengan kelompok/ masyarakat tersebut. Sehingga orang tersebut tidak dianggap sebagai orang asing. Seseorang tersebut cenderung mengidentifikasikan diri (kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain) untuk kepentingan/ tujuan kelompok tersebut.
    negara kita Indonesia mungkin dapat dijadikan sebagai contoh bagaimana mudahnya asimilasi atau percampuran budaya terjadi disini tanpa mengalami kepiluan seperti di negara lain, hal ini dikarenakan sifat masyarakat Indonesia yang memiliki toleransi, memberikan kesempatan, saling menghargai, dan sikap terbuka dari golongan yang berkuasa di dalam masyarakat. meskipun negara kita sangat mudah terpengaruh dengan kebudayaan luar, hendaknya kita dapat memilah sendiri mana yang baik untuk kita dan tidak asal dalam menerima kebudayaan-kebudayaan baru tersebut, agar perbedaan yang kita miliki sekarang tidak menjadi pertikaian, karena perbedaanlah yang menjadikan negara kita indah.



{Juni 6, 2008}   Akulturasi
  1. By Melisa Prawita Sari on Apr 1, 2008 | Reply

    seiring berjalannya waktu, kebudayaan dan zaman pun akan semakin berkembang. salah satu yang menyebabkan berkembangnya budaya adalah karena adanya akulturasi atau percampuran suatu kebudayaan dengan kebudayaan luar/ asing tetapi tidak menghilangkan unsur-unsur dari kebudayaan asli tersebut. dengan masuknya unsur-unsur kebudayaan asing, ada yang mudah diterima dan ada yang sukar diterima/ hanya sebagian masyarakat saja yang menerima unsur-unsur kebudayaan tersebut. contoh kecil seperti yang terjadi di zaman sekarang adanya ajang pencarian wanita paling cantik dan pintar sedunia, Indonesia pun turut mengirim perwakilan untuk mengikuti ajang tersebut. sebagian masyarakat menolak ajang itu karena dianggap ajang mempertontonkan aurat karena masyarakat Indonesia mayoritas muslim, tetapi sebagian lagi menerima karena ajang tersebut dianggap sebagai ajang “kebanggaan”, dapat mengangkat harkat dan martabat suatu negara di mata dunia.
    demikianlah, sepanjang kontak antar manusia terus terjadi maka persentuhan budaya/ akulturasi akan terus terjadi dengan segala permasalahannya karena tidak semua kebudayaan baru/ asing dapat diterima langsung oleh masyarakat.



  1. By Melisa Prawita Sari on Mar 18, 2008 | Reply

    Di negara kita Indonesia terjadi tarik-menarik kebudayaan diantaranya kebudayaan barat (Eropa,Cina,India,Arab,dll). Karena negara kita berada di posisi strategis/ persilangan lalu lintas dunia.OLeh karena itulah, masyarakat kita dapat dengan mudah terpngaruh kebudayaan dari luar namun dengan masuknya berbagai unsur kebudayaan tersebut masyarakat kita amsih mampu mempertahankan kebudayaan aslinya ( local Genius ).
    Disamping menyerap budaya – budaya dari luar kebudayaan kita juga banyak diserap atau diambil bahkan dipatenkan oleh negara lain semisal lagu Rasa sayange, reog ponorogo diakui oleh Malaysia itu merupakan kebudayaan milik mereka bahkan tempe, batik, sasirangan dipatenkan Jepang sebagai milik mereka. Hal ini dikarenakan lemahnya persatuan kita dalam menjaga aset budaya.
    Perubahan dan perkembangan kebudayaan sekarang berjalan begitu cepat hal ini tentu tidak lepas dari canggihnya sarana komunikasi, trnasportasi dan media massa sehingga membuat peristiwa yang terjadi di belahan bumi lain dapat dengan cepat kita ketahui. Dengan demikian belahan dunia yang satu tidak dapat menutup diri dari pengaruh belahan dunia lain, ibaratnya dunia ini bagaikan sebuah desa global yang dapat dijangkau, didekati bahkan saling mempengaruhi.
    Penyebaran unsur – unsur kebudayaan/ proses difusi dapat mempengaruhi pola pikir, tingkah laku, budaya, sosial dan politik kita. Hal itu merupakan proses yang sangat kompelks. Kita sebagai masyarakat dapat menghadapinya dengan memandang secara positif atau memandang perubahan tersebut sebagai proses menuju masyarakat Indonesia yang baru dan modern.sekarang tergantung sikap kita masing- masing apakah menyerap unsur – unsur asing tersebut mengambil sisi positifnya atau sisi negatifnya atau yang mrugikan.



{Juni 6, 2008}   Proses Belajar Kebudayaan
  1. By Melisa Prawita Sari on Mar 5, 2008 | Reply

    Manusia itu adalah makhluk yang berbudaya,dalam proses budaya ada penurunan budaya antara generasi tua kepada generasi tua yang menyebabkan budaya itu tetap ada, sehingga dalam kebudayaan itu ada proses pembelajaran yang akan dialami oleh setiap individu.oleh karena itu perkembangan kebudayaan itu bergantung pada manusia. Jika dalam proses belajar kebudayaan itu, manusia bisa mengembangkan diri dan pikiranya maka akan menghasilkan suatu kebudayaan yang berkualitas.



  1. By Melisa Prawita Sari on Feb 27, 2008 | Reply

    Perdagangan di Indonesia telah lama terjadi jauh sebelum adanya kerajaan-kerajaan Nusantara. Perdagangan-perdagangan di Indonesia banyak menggunakan jalur laut karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang banyak memiliki pulau dan laut. Letak Indonesia sangat strategis begitupula kekayaan yang dimiliki Indonesia, oleh karna itu bangsa-bangsa Eropa pun datang ke Indonesia dengan dalil Gospel, Gold, dan Glory. Alih-alih mengajak Indonesia bekerjasama dalam perdagangan, mereka malah merampas kekayaan yang dimiliki Indonesia. Bangsa Indonesia memang sudah dibodohi terutama dalam bidang perdagangan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang konsumtif, malas bekerja keras dan lebih senang dengan yang instan dan sampai zaman modern sekarang inipun bangsa kita lebih suka mengkonsumsi barang-barang buatan luar negri dan memang itulah sebenarnya tujuan dari bangsa-bangsa asing tersebut, menguasai industri dan perdagangan di dunia secara umum, Indonesia khususnya. dari perjalanan bangsa-bangsa asing ke Indonesia untuk berdagang, Antropologi lebih berkembang sehingga dapat mempelajari tentang penyebaran dan kebudayaan manusia, termasuk penyebaran dan kebudayaan manusia dalam hal perdagangan.



Ketika bulan Mei tiba, khususnya tanggal 20 Mei tema tentang kebangkitan nasional semakin ramai didengungkan dan dirayakan secara seremonial. Tapi apakah arti dan makna dari semua itu? Apakah sekarang Indonesia telah benar-benar bangkit?

Perayaan kebangkitan nasional berakar pada pendirian organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang digagas dan dimotori oleh dr. Soetomo bersama kaum intelektual lainnya yang kebanyakan juga dari golongan dokter. Walaupun pada saat itu organisasi tersebut belum bersifat nasional. Namun, dengan berdirinya organisasi tersebut merupakan embrio perlawanan kaum intelektual terhadap penjajah pada saat itu yakni Belanda. Dalam organisasi tersebut para kaum intelektual berupaya menghimpun masyarakat Indonesia untuk melawan penjajah dan berupaya memajukan Indonesia dalam segala bidang baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta bidang politik karena kaum intelektual merasa masyarakat Indonesia diperbodoh dengan adanya penjajahan dan kaum intelektual pada saat itu sama sekali tidak dihargai karena mereka tidak dapat ikut dalam pemerintahan yang semuanya dijalankamn oleh orang-orang Belanda. Dari situlah muncul kesadaran semua masyarakat Indonesia akan pentingnya persatuan dan kesatuan perjuangan.

Pada tahun ini pada tanggal 20 Mei 2008 genap 100 tahun kebangkitan nasional tersebut. Walaupun sudah seabad kebangkitan nasional tetapi Indonesia masih benar-benar tertatih berjalan di tengah kesulitan untuk bangkit dari keterpurukan.

Dilihat secara umum Indonesia masih belum bangkit dari keterpurukan, bahkan bisa dikatakan cenderung mengalami kemunduran. Indonesia masih belum bisa bangkit karena rapuhnya pertahanan ekonomi Negara Indonesia sehingga mewarnai kemunduran di berbagai bidang. Tingkat korupsi di Indonesia juga masih sangat tinggi, pemberantasan korupsi di bawah pemerintahan masih berskala kecil sehingga praktek korupsi di Indonesia semakin meluas dan membudaya . sebenarnya apabila bangsa ini ingin cepat bangkit para koruptor harus benar-benar di beri tindakan yang tegas agar tidak semakin merugikan bangsa. Pemberantasan korupsi merupakan salah satu cara yang dapat menciptakan perekonomian dan pemerintahan yang efisien serta akan membuat daya saing dan moral bangsa semakin kuat. Di tengah kesulitan yang semakin mendera rakyat Indonesia sekarang pemerintah kembali menaikkan harga BBM dengan kompensasi memberikan BLT (bantuan langsung tunai) kepada rakyat miskin. Dengan dinaikkannya harga BBM otomatis semua harga-harga melambung naik dan semakin membuat rakyat menjerit karena biaya hiup menjadi semakin mahal. Namun, pemerintah juga mempunyai cara agar rakyat tidak terlalu berteriak dengan memberikan dana BLT (bantuan langsung tunai) kepada rakyat miskin sebanyak 100.000/ bulan sebagai kompensasi kenaikan BBM tetapi banyak juga yang berpendapat bahwa tindakan pemerintah tersebut bukanlah jalan keluar yang baik karena hanya akan semakin menambah angka kemiskinan serta memperbodoh rakyat.

Indonesia yang dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah terutama dalam hal pangan tetapi faktanya Indonesia masih mengimpor beberapa komoditi pangan dari negara lain, aneh memang. Bahkan aset-aset Negara Indonesia banyak yang dijual kepada pihak asing, bagaimana nasib rakyat ini nantinya?

Untuk membangkitkan Indonesia peranan pemimpin dan pemerintah sangatlah penting, untuk itu mereka haruslah berpedoman pada UUD’45 sesuai pembukaan UUD’45 tersebut yakni “mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencerdaskan bangsa” artinya pemerintah harus lebih dulu menyejahterakan rakyatnya setelah itu baru mencerdaskan agar Indonesia kita ini benar-benar bisa bangkit.

Dalam momen seabad kebangkitan nasional ini, marilah kita sebagai bangsa Indonesia bersama-sama mengintrospeksi diri dan jangan saling menyalahkan terhadap semua yang telah terjadi pada bangsa ini. Mulai sekarang marilah kita berpikir apa yang dapat kita berikan kepada bangsa kita yang tercinta ini dengan begitu kita mampu berharap dan berjuang bahwa suatu saat nanti Indonesia akan benar-benar bangkit dari keterpurukan. Semoga.



dan lain-lain